
ANALISIS LINGKUNGAN OPERASIONAL SEKOLAH
Warga masyarakat yang bersekolah di SMP Negeri 1 Pancalang memiliki pandangan bahwa SMP Negeri 1 Pancalang memiliki pelayanan yang baik dan didukung lingkungan yang kondusif untuk kegiatan belajar siswa. Sehingga, harapan yang diinginkan warga adalah keluaran (output) siswa yang bermutu. Dari berbagai tinjauan aspek-aspek yang telah ada, optimalisasi potensi yang dimiliki diberdayakan agar harapan warga masyarakat dan siswa dapat terwujud.Kondisi Sosial SMP Negeri 1 Pancalang berada di Desa Pancalang , Kecamatan Pancalang. Letak sekolah berdekatan dengan instansi pemerintah, pemukiman warga masyarakat dan juga berada di pusat kota kecamatan yang sangat strategis sehingga mudah dijangkau oleh siswa dan masyarakat.
Data Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk warga usia 13 s/d 15 tahun pada tahun 2008 telah menunjukan APK lebih dari 86%. Kesadaran seperti ini perlu ditingkatkan agar ketuntasan Wajar Dikdas 9 tahun terealisasi. Dukungan SMP Negeri 1 Pancalang dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada warga memberi arti penting terhadap peran sekolah dalam mewujudkan ketuntasan Wajar Dikdas 9 tahun. APK yang telah lebih dari 86% akan dipacu dari sudut kuantitas dan diikuti pula dengan pelayanan mutu sehingga kepercayaan warga masyarakat untuk melaksanakan pendidikan di SMP Negeri 1 Pancalang semakin meningkat.
SMP Negeri 1 Pancalang berada di areal seluas 6.100 M2 dengan 12 kelas paralel dengan jumlah 374 siswa. Ditinjau dari rasio perbandingan luas, jumlah siswa dan sarana prasarana yang ada merupakan kondisi lingkungan belajar yang cukup ideal. Namun demikian kondisi lingkungan perlu penataan kembali agar menjadi lingkingan yang hijau dan asri sehingga memberikan perasaan nyaman bagi semua civitas akademika.
Sarana yang dimiliki sekolah saat ini adalah :
1. Ruang Kepala Sekolah
2. Ruang Guru
3. Ruang Perpustakaan Digital (yang dilengkapi dengan 5 buah Komputer on line dan dilengkapi dengan CD Pembelajaran interaktif)
4. Ruang Laboratorium IPA
5. Ruang Media
6. Ruang kelas yang nyaman Taman-taman disetiap halaman kelas
7. Ruang Media
8. Kantin yang refresentatif
9. Mushola berukuran 8 x 8 m
10. Lapangan Olahraga
Ruang Perpustakaan Digital
TenagaPerpustakaan di SMP Negeri 1 Pancalang mempunyai tenaga pustakawan yang profesional. Di SMPN 1 Pancalang perpustakan sekolah dikelola oleh tenaga perpustakaan dari guru dan tenaga tata usaha di tambah pemandu pemebelajaran dengan multimedia, disini siswa bisa belajar melului jaringan internet maupun dengan cd pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa, hampir seluruh mata pelajaran ada cd vcd dan cd interaktif pembelajarannya. Untuk mendukung tugas-tugasnya di perpustakaan perlu adanya pelatihan pengelolaan perpustakaan. Meskipun bukan tenaga putakawan, tenaga perpustakaan di SMPN 1 Pancalang bekerja melayani guru dan siswa di perpustakaan dengan keseriusan.Media Pembelajaran yang ada diruang perpustakaan guna menunjang pembelajaran di Ruang perpustakaan adalah VCD pembelajaran, Televisi, 5 PC Komputer on line, proyektor, CD INTERAKTIF PEMBELAJARAN, Buku Referensi, Buku teks mata pelajaran dll.
Kurikulum SMPN 1 Pancalang pada saat ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan untuk kelas VII dan VIII serta kelas IX. Dalam pelaksanaanya masih banyak mengalami kendala, terutama bagi guru, mulai dari pemahaman kurikulum, pemetaan, penyusunan perencanaan pembelajaran, melaksanakan proses belajar mengajar, dan penilaian. Oleh karena itu, guru harus dibekali kemampuan yang diperlukan melalui pelatihan, work shop, seminar, MGMP sekolah dan MGMP Kabupaten, studi banding ke sekolah lain, dan sebagainya.
Sumber dana dan pembiayaan SMPN 1 Pancalang adalah dana dari Bantuan Operasional Sekolah(BOS), Rutin, dan RSSN
Manajemen Sekolah Pengelolaan sekolah sudah melakukan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dengan sistem ini sekolah berjalan dengan baik, mandiri terbuka, bertanggung jawab, dan menjalin kerja sama yang harmonis dengan komite sekolah. Hubungan komite sekolah dengan SMPN 1 Pancalang berlangsung secara harmonis. Komite sekolah berperan mendukung semua kegiatan sekolah dan pembiayaan yang tidak tercukupi oleh sekolah. Komite mencari donatur atau mencarai orang Pancalang yang sukses ditempat lain.
.Kelulusan di SMPN 1 Pancalang menunjukkan hal yang memuaskan. Hal itu ditunjukkan oleh kelulusan siswa sebesar 100%, dengan perolehan rata-rata setiap mata pelajaran yang diujikan sudah melampaui KKM yang ditetapkan, walaupun dalam prestasi perlombaan akademik masih belum dapat juara di tingkat kabupaten berbeda dengan prestasiperlombaan non akademis banyak menjadi juara di tingkat kabupaten.Sistem penilaian pada saat ini masih banyak kendala, hal ini terjadi karena sistem yang baru dengan KTSP. Selain itu belum adanya pedoman yang pasti baik dari pusat maupun daerah. Untuk itu perlu adanya pedoman sistem penilaian yang baku.
Peran perpustakaan digital sangat perlu dikembangkan dan dimaksimalkan penggunaannya untuk seluruh komponen sekolah,karena penggunaan dan pemakaian produk teknologi informasi sudah sedemikian pesat pada setiap proses kegiatan masyarakat baik dari bisnis, entertainment, perusahaan, serta dunia pendidikan, maka kami kedepan berusaha merencanakan suatu Pengembangan Multimedia Center yang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kepada peserta didik sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang dapat lebih meningkatkan potensi dan kompetensi mereka sehingga dapat bersaing dalam dunia kerja.
Fungsi Pelayanan Perpustakaan Digital perlu dioptimalkan meliputi:
Ø Sistem penggunaan baik untuk steakholders sekolah
Ø Pengembangan Sarana Prasarana
Ø Pengelolaan Sistem informasi yang handal dikelola oleh perpustakaan digital
Ø Menjadi tempat belajar yang menyenangkan
Ø Menjadi pusat informasi pembelajaran disekolah maupun dirumah melalui jalur pembelajaran di internet
TUJUAN PERPUSTAKAAN DIGITAL
Menambah sumber bahan ajar dengan pengembangan multimedia pembelajaran maka diharapkan akan dapat menambah sumber ajar yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam rangka proses belajar mengajar, sekaligus untuk memberi wawasan kepada siswa tentang penerapan teknologi dalam pembelajaran.
Warga masyarakat yang bersekolah di SMP Negeri 1 Pancalang memiliki pandangan bahwa SMP Negeri 1 Pancalang memiliki pelayanan yang baik dan didukung lingkungan yang kondusif untuk kegiatan belajar siswa. Sehingga, harapan yang diinginkan warga adalah keluaran (output) siswa yang bermutu. Dari berbagai tinjauan aspek-aspek yang telah ada, optimalisasi potensi yang dimiliki diberdayakan agar harapan warga masyarakat dan siswa dapat terwujud.Kondisi Sosial SMP Negeri 1 Pancalang berada di Desa Pancalang , Kecamatan Pancalang. Letak sekolah berdekatan dengan instansi pemerintah, pemukiman warga masyarakat dan juga berada di pusat kota kecamatan yang sangat strategis sehingga mudah dijangkau oleh siswa dan masyarakat.
Data Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk warga usia 13 s/d 15 tahun pada tahun 2008 telah menunjukan APK lebih dari 86%. Kesadaran seperti ini perlu ditingkatkan agar ketuntasan Wajar Dikdas 9 tahun terealisasi. Dukungan SMP Negeri 1 Pancalang dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada warga memberi arti penting terhadap peran sekolah dalam mewujudkan ketuntasan Wajar Dikdas 9 tahun. APK yang telah lebih dari 86% akan dipacu dari sudut kuantitas dan diikuti pula dengan pelayanan mutu sehingga kepercayaan warga masyarakat untuk melaksanakan pendidikan di SMP Negeri 1 Pancalang semakin meningkat.
SMP Negeri 1 Pancalang berada di areal seluas 6.100 M2 dengan 12 kelas paralel dengan jumlah 374 siswa. Ditinjau dari rasio perbandingan luas, jumlah siswa dan sarana prasarana yang ada merupakan kondisi lingkungan belajar yang cukup ideal. Namun demikian kondisi lingkungan perlu penataan kembali agar menjadi lingkingan yang hijau dan asri sehingga memberikan perasaan nyaman bagi semua civitas akademika.
Sarana yang dimiliki sekolah saat ini adalah :
1. Ruang Kepala Sekolah
2. Ruang Guru
3. Ruang Perpustakaan Digital (yang dilengkapi dengan 5 buah Komputer on line dan dilengkapi dengan CD Pembelajaran interaktif)
4. Ruang Laboratorium IPA
5. Ruang Media
6. Ruang kelas yang nyaman Taman-taman disetiap halaman kelas
7. Ruang Media
8. Kantin yang refresentatif
9. Mushola berukuran 8 x 8 m
10. Lapangan Olahraga
Ruang Perpustakaan Digital
TenagaPerpustakaan di SMP Negeri 1 Pancalang mempunyai tenaga pustakawan yang profesional. Di SMPN 1 Pancalang perpustakan sekolah dikelola oleh tenaga perpustakaan dari guru dan tenaga tata usaha di tambah pemandu pemebelajaran dengan multimedia, disini siswa bisa belajar melului jaringan internet maupun dengan cd pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa, hampir seluruh mata pelajaran ada cd vcd dan cd interaktif pembelajarannya. Untuk mendukung tugas-tugasnya di perpustakaan perlu adanya pelatihan pengelolaan perpustakaan. Meskipun bukan tenaga putakawan, tenaga perpustakaan di SMPN 1 Pancalang bekerja melayani guru dan siswa di perpustakaan dengan keseriusan.Media Pembelajaran yang ada diruang perpustakaan guna menunjang pembelajaran di Ruang perpustakaan adalah VCD pembelajaran, Televisi, 5 PC Komputer on line, proyektor, CD INTERAKTIF PEMBELAJARAN, Buku Referensi, Buku teks mata pelajaran dll.
Kurikulum SMPN 1 Pancalang pada saat ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan untuk kelas VII dan VIII serta kelas IX. Dalam pelaksanaanya masih banyak mengalami kendala, terutama bagi guru, mulai dari pemahaman kurikulum, pemetaan, penyusunan perencanaan pembelajaran, melaksanakan proses belajar mengajar, dan penilaian. Oleh karena itu, guru harus dibekali kemampuan yang diperlukan melalui pelatihan, work shop, seminar, MGMP sekolah dan MGMP Kabupaten, studi banding ke sekolah lain, dan sebagainya.
Sumber dana dan pembiayaan SMPN 1 Pancalang adalah dana dari Bantuan Operasional Sekolah(BOS), Rutin, dan RSSN
Manajemen Sekolah Pengelolaan sekolah sudah melakukan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dengan sistem ini sekolah berjalan dengan baik, mandiri terbuka, bertanggung jawab, dan menjalin kerja sama yang harmonis dengan komite sekolah. Hubungan komite sekolah dengan SMPN 1 Pancalang berlangsung secara harmonis. Komite sekolah berperan mendukung semua kegiatan sekolah dan pembiayaan yang tidak tercukupi oleh sekolah. Komite mencari donatur atau mencarai orang Pancalang yang sukses ditempat lain.
.Kelulusan di SMPN 1 Pancalang menunjukkan hal yang memuaskan. Hal itu ditunjukkan oleh kelulusan siswa sebesar 100%, dengan perolehan rata-rata setiap mata pelajaran yang diujikan sudah melampaui KKM yang ditetapkan, walaupun dalam prestasi perlombaan akademik masih belum dapat juara di tingkat kabupaten berbeda dengan prestasiperlombaan non akademis banyak menjadi juara di tingkat kabupaten.Sistem penilaian pada saat ini masih banyak kendala, hal ini terjadi karena sistem yang baru dengan KTSP. Selain itu belum adanya pedoman yang pasti baik dari pusat maupun daerah. Untuk itu perlu adanya pedoman sistem penilaian yang baku.
Peran perpustakaan digital sangat perlu dikembangkan dan dimaksimalkan penggunaannya untuk seluruh komponen sekolah,karena penggunaan dan pemakaian produk teknologi informasi sudah sedemikian pesat pada setiap proses kegiatan masyarakat baik dari bisnis, entertainment, perusahaan, serta dunia pendidikan, maka kami kedepan berusaha merencanakan suatu Pengembangan Multimedia Center yang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kepada peserta didik sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang dapat lebih meningkatkan potensi dan kompetensi mereka sehingga dapat bersaing dalam dunia kerja.
Fungsi Pelayanan Perpustakaan Digital perlu dioptimalkan meliputi:
Ø Sistem penggunaan baik untuk steakholders sekolah
Ø Pengembangan Sarana Prasarana
Ø Pengelolaan Sistem informasi yang handal dikelola oleh perpustakaan digital
Ø Menjadi tempat belajar yang menyenangkan
Ø Menjadi pusat informasi pembelajaran disekolah maupun dirumah melalui jalur pembelajaran di internet
TUJUAN PERPUSTAKAAN DIGITAL
Menambah sumber bahan ajar dengan pengembangan multimedia pembelajaran maka diharapkan akan dapat menambah sumber ajar yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam rangka proses belajar mengajar, sekaligus untuk memberi wawasan kepada siswa tentang penerapan teknologi dalam pembelajaran.
